Ada Tempat yang Yang di Pagari dan tanpa Karpet Di Hagia Sophia, Kenapakah??


PORTAL UMMAT - TAHUKAH ANDA? Ada beberapa daerah di dalam masjid Hagia Sophia yang diyakini memiliki privasi dan kesucian bagi umat Kristiani. Oleh pemerintah Turki, daerah tersebut dibiarkan tanpa karpet untuk melestarikan simbol bersejarah tersebut.

Di tengah-tengah masjid, di belakang tempat yang diperuntukkan bagi muazin, ada sebuah area segi empat, area tersebut telah dilindungi dengan penghalang di pinggiran sehingga lantainya tidak terinjak. Area tersebut dibiarkan terbuka, tidak ditutupi dengan karpet dan para jamaah tidak bisa melakukan shalat di dalamnya.

Ada beberapa riwayat sejarah yang berbeda mengenai tempat tersebut, sebagian sejarawan mengatakan bahwa tempat tersebut merupakan tempat di mana Bunda Maria menampakkan wujud dan telah terlihat di dalamnya.

Menurut pejabat tinggi budaya dan pariwisata Istanbul, area persegi di Masjid Agung Hagia Sophia merupakan tempat para kaisar memperoleh mahkota, tidak berkarpet demi menghormati warisan sejarah.

“Area kosong itu tempat penobatan kaisar. Oleh karena itu, dibiarkan kosong,” ujar pejabat tinggi budaya dan pariwisata Istanbul Coskun Yilmaz kepada Anadolu Agency.

“Lingkaran berwarna yang ada di dalam tempat ini adalah contoh dari batu marmer yang digunakan untuk membangun Hagia Sophia.” Kata Yilmaz.




Sementara itu, peneliti sejarah, Dr. Rashid Sheikho mengatakan, dalam sebuah pernyataan kepada Tr Agency bahwa “Pesan yang ingin disampaikan oleh Turki adalah bahwa Masjid Agung Hagia Sophia akan tetap menjadi tempat yang menarik orang-orang dari semua agama karena itu adalah warisan budaya bersama untuk semua umat manusia, dan ini adalah bukti bahwa Turki dan dunia Islam menghormati agama dan kepercayaan samawi lainnya.”

“Masjid Hagia Sophia adalah warisan sejarah dan budaya, dan untuk beberapa daerah yang tidak ditutupi, itu karena adanya simbolisme agama milik agama nasrani,” tambah Sheikho.

Sementara itu, peneliti sejarah dan politik, Omar Al-Hassoun Al-Hashemi mengatakan dalam sebuah pernyataan kepada Tr Agency bahwa “tempat ini disebut mahkota kaisar, dan memiliki nilai kesucian bagi Ortodoks Romawi.

“Muhammad Al-Fatih mungkin telah meninggalkannya sebelumnya dengan sejumlah gambar dan simbol sebagai bentuk penghargaan bagi mereka (ortodok Romawi) dan penghormatan bagi tempat suci mereka, tidak seperti umat Katolik yang menjarah dan menghancurkannya ketika mereka menyerbu kota saat dalam perjalanan ke Yerusalem (perang Salib).”

Dia menambahkan, “Ada juga di dalam masjid tempat pembaptisan yang digunakan oleh orang-orang Kristen Ortodoks untuk membaptis bayi mereka yang baru lahir.”

Hagia Sophia digunakan sebagai gereja selama 916 tahun hingga penaklukan Istanbul. Sejak 1453 hingga 1934—hampir 500 tahun—tempat itu dijadikan sebagai masjid, hingga kemudian beralih fungsi menjadi museum selama 86 tahun.

Hagia Sophia adalah salah satu bangunan bersejarah di Turki yang paling banyak dikunjungi wisatawan domestik dan internasional. Situs ini masuk dalam Daftar Warisan Dunia UNESCO pada 1985.

Pada 10 Juli, pengadilan Turki membatalkan dekrit Kabinet 1934 yang mengubah Hagia Sophia menjadi museum. Keputusan itu membuka jalan agar Hagia Sophia kembali digunakan sebagai masjid, setelah jeda 86 tahun.

Sumber: Tr Agency/Anadolu Agency

0 Response to "Ada Tempat yang Yang di Pagari dan tanpa Karpet Di Hagia Sophia, Kenapakah??"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel