Awan Tsunami Diaceh , Mirip seperti yang Ada Di dalam AlQur'an


 Portal Ummat - AWAN menyerupai gelombang tsunami yang muncul di langit sekitar Kabupaten Aceh Barat, Nagan Raya hingga Aceh Barat Daya pada Senin, 10 Agustus 2020 menghebohkan masyarakat. Fenomena alam tersebut ikut viral di media sosial dan menggegerkan warganet.

Selain berbentuk ombak tsunami, kerap kita juga melihat awan menyerupai suatu benda bahkan hingga lafadz Allah. terciptanya awan hingga fungsinya juga telah dituliskan di dalam Alquran.

Dikutip dari “Buku Pintar Sains dalam Alquran”, karya Dr Nadiah Thayyarah, terdapat awan yang dinamakan cumuliform, yaitu terbentuk di ketinggian atau di lapisan atas atmosfer. Bentuknya pun menyerupai awan tsunami di Aceh.

Bentuknya mirip seperti gunung-gunung menjulang. Awan jenis ini juga menurunkan butiran-butiran es dan menghasilkan kilat yang menyilaukan hingga menghilangkan penglihatan untuk sekejap. Penggambaran awan oleh Alquran seperti ini tentu saja selaras dengan penemuan-penemuan ilmiah modern.

Sebagaimana tertulis di dalam Alquran (QS. An Nur: 43) 


أَلَمْ تَرَ أَنَّ ٱللَّهَ يُزْجِى سَحَابًا ثُمَّ يُؤَلِّفُ بَيْنَهُۥ ثُمَّ يَجْعَلُهُۥ رُكَامًا فَتَرَى ٱلْوَدْقَ يَخْرُجُ مِنْ خِلَٰلِهِۦ وَيُنَزِّلُ مِنَ ٱلسَّمَآءِ مِن جِبَالٍ فِيهَا مِنۢ بَرَدٍ فَيُصِيبُ بِهِۦ مَن يَشَآءُ وَيَصْرِفُهُۥ عَن مَّن يَشَآءُ ۖ يَكَادُ   سَنَا بَرْقِهِۦ يَذْهَبُ بِٱلْأَبْصَٰرِ

 (QS. An Nur: 43) 


Artinya: "Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan." (QS. An Nur: 43).


Kutipan ayat tersebut menggambarkan sekaligus menjelaskan tentang keberadaan cumuliform. Awan itu saling bertumpuk, hingga menjadi gumpalan. Lalu munculah air hujan dari celah-celah gumpalan tersebut.

Semakin tinggi kita berada di atas permukaan laut, udara menjadi semakin dingin. Inilah yang mencegah uap air naik terus ke atas. Seandainya udara bertambah panas bila kita berada semakin tinggi di atas, uap air akan terus naik ke atas dan hilang menyebar di angkasa. Jika itu terjadi, lautan lambat-laun pasti akan kering.

Akan tetapi, Allah menjadikan lapisan-lapisan udara berada di ketinggian maksimal sekitar 15 mil. 

Semoga kita selalu dalam perlindungan Allah Swt.

0 Response to "Awan Tsunami Diaceh , Mirip seperti yang Ada Di dalam AlQur'an"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel