Kisah Keluarga Masyithah(Penyisir Rambut Fir'aun), Yang dimasukan Kedalam Minyak Panas


Portal Ummat - DIKISAHKAN oleh Abu AI-Aliyah tentang keimanan seorang hamba sahaya yang bernama Siti Masyithah dan keluarganya.

Pada suatu hari, ketika Masyithah sedang menyisir rambut putri Fir’aun, tiba-tiba sisirnya jatuh, “Bismillahi, binasalah bagi orang kufur kepada Allah,” ucap Masyithah. Spontan kalimat tersebut keluar dari mulutnya. Tentu saja putri Fir’aun terkejut. “Apakah kau mempunyai Tuhan selain ayahku?” tanya putri Fir’aun. “Benar. Tuhanku, Tuhanmu, dan Tuhan segala sesuatu adalah Allah,” jawab Masyithah dengan semangat.

Putri Fir’aun bicara lagi, “Apakah kau tidak takut kepada ayahku dan tidak takut mendapat hukuman darinya?” Masyithah menjawab dengan tenang, “Lakukanlah apa yang kau inginkan,” Lalu putri Fir’aun melaporkan kepada ayahnya bahwa Masyithah tidak mengakui ayahnya sebagai tuhan. Ketika itu juga Fir’aun menjatuhkan hukuman mati kepada Masyithah dan keluarganya. Sebelum menjatuhkan hukuman mati, Fir’aun bertanya kepada Siti Masyithah apakah ia mau mengakui Fir’aun sebagai Tuhan.


Baca Juga : Hukuman Penjara Seumur Hidup Untuk Pembantai Ummat Muslim di New Zealand!!


Namun, keimanan Masyithah kepada Allah begitu kuat. Masyithah tetap pada pendiriannya. Fir’aun akhirnya mengancam akan membunuh keluarganya.

Tetap saja Siti Masyithah tegar dengan pendiriannya. Akhirnya, suami dan anak-anak Siti Masyithah dimasukkan ke dalam kuali besar berisi minyak yang sangat panas. Setelah itu, barulah Siti Masyithah yang terakhir dimasukkan ke dalam kuali besar tersebut.

Di pintu surga, ternyata Masyithah telah disambut oleh anak-anak dan suaminya. Sebagaimana diriwayatkan oleh Ibnu Abbas RA, Rasulullah bersabda, “Ketika aku melakukan Isra Mi’raj aku telah mencium bau yang sangat harum, lalu aku bertanya, `Bau apakah ini?’ Jibril menjawab, ‘Bau harum tukang sisir anak Fir’aun bersama anak-anak dan suaminya.”

0 Response to "Kisah Keluarga Masyithah(Penyisir Rambut Fir'aun), Yang dimasukan Kedalam Minyak Panas"

Post a Comment

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel

Iklan Bawah Artikel